03. Kode Etik

Halo kawan- kawan semua di pertemuan ke-4 saya di kampus ini, saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai Kode Etik

Apa itu Kode Etik?

Kode adalah Tanda/simbol berupa kata-kata,tulisan atau benda yang disebutkan untuk maksud tertentu. Kode juga dapat berarti peraturan yang sistematis. contoh kode pada ban seperti gambar di bawah.

source

Kode etik profesi adalah Suatu tatanan etika yang sudah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai landasan tingkah laku tertentu di masyarakat maupun di tempat kerja

Kode etik dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan pekerjaan.

Tujuan Kode Etik

Tujuan utama kode etik agar profesional dapat memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasanya (kode etik akan melindungi pengguna jasa dari perbuatan yang tidak profesional). contoh :

source

Prinsip

Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak.

Ada beberapa prinsip yang melandasi pelaksanaan etika profesi :

1. Prinsip tanggung jawab

Semua tenaga kerja profesional sudah sepatutnya bekerja dengan diliputi rasa tanggung jawab yang besar. Pekerjaan harus dilakukan secara serius dan baik sehingga hasilnya bisa maksimal. Dengan memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan, maka perusahaan dapat dianggap memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.

2. Prinsip keadilan

Dalam menjalankan setiap pekerjaan dan tanggung jawab profesi, harus mengedepankan keadilan. Keadilan ini harus diberikan kepada setiap orang yang berhak menerimanya termasuk dalam hal pekerjaan. 

3. Prinsip otonomi

Wewenang dan kebebasan harus dijalankan sesuai dengan kode etik yang dimiliki seorang profesional. Dengan begitu setiap tugas yang dikerjakan dapat diselesaikan dengan baik.

4. Prinsip integritas moral

Integritas moral disini adalah kualitas kejujuran serta prinsip moral dalam diri seseorang yang harus dilakukan dengan secara konsisten dalam menjalankan profesinya.

Bagi seorang profesional harus memiliki komitmen untuk dapat menjaga kepentingan profesi itu kepada diri sendiri dan masyarakat. Memiliki moral yang baik akan membawa Anda untuk bisa bekerja dengan baik dan selalu mengutamakan kepentingan bersama.

Sifat Kode Etik Profesi

source

komprehensif digunakan untuk menyatakan keadaan dimana sesuatu dapat menjelaskan keterangan secara lengkap dan luas serta memberikan wawasan yang lebih.

Fungsi Kode Etik Profesi

source

Sanksi Pelanggaran Kode Etik

source
source

Contoh Kasus Pelanggaran Kode Etik di Bidang IT

  1. Pelanggaran Hak Cipta
source

2. Cyber Terrorism

source

3. Pembajakan film dan lagu

source

4. Hacking

source

5.Identity Thieft

source

6.Pornography and Paedophilia

Source

7.Gambling

Source

Jadi menurut pengalaman/pengetahuan saya kode etik yang biasanya dimiliki oleh para profesional itu merupakan sebuah pedoman atau prinsip yang mereka jalankan sesuai fungsinya untuk menghindari terjadinya pelanggaran yang dapat menyebabkan mereka menerima sanksi yang dapat membuat mereka tidak dapat melakukan pekerjaan mereka masing – masing.

Sekian hal yang dapat saya bagikan untuk hari ini.

Terima Kasih

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s